
Meski tidak flamboyan seperti James Bond, ninja adalah agen rahasia dengan kemampuan yang super lengkap. Mereka menguasai ilmu beladiri, mengoleksi senjata mematikan, serta pandai meracik bahan peledak. yudasmoro menyelami kisah satuan intelijen paling menakutkan dalam sejarah Negeri Sakura.
Film laga Ninja Assassin meng-gambarkan ninja sebagai pasukan pembunuh elite yang berpakaian serbagelap, selalu bergerak di ruangan minim cahaya, serta mengendap-endap tanpa suara sembari membawa aneka senjata tajam. Mereka tidak kenal ampun. Tua atau muda, wanita atau anak-anak, semua yang tercantum dalam target operasinya bakal dihabisi.
Tapi benarkah ninja seperti itu? Semacam “petrus” di zaman Orde Baru? Bagaimana dengan gambaran ninja pembela kebenaran di film Kura-Kura Ninja? Iga-ryu Ninja Museum memberikan jawabannya.
Menggunakan bus, saya menempuh perjalanan panjang dari dari Toba City menuju Iga-Ueno, Mie Prefecture. Bus keluar-masuk terowongan, membelah kawasan tengah Jepang yang diberkati panorama elok. Beberapa kali saya justru merasa sedang berada di Nusa Tenggara Timur. Pegunungan yang berbatasan dengan sungai atau laut seolah menerbangkan imajinasi saya ke Pulau Flores.
Facebook
Twitter
Myspace
Linkedin
del.icio.us
Blogger
Rain Concert





