
Desa-desa tua berbagi tempat di tebing batu Cinque Terre yang membentang sejauh 2.000 kilometer di utara Italia. Maria Sukrisman menceritakan kunjungannya ke kawasan yang tercantum dalam daftar elite UNESCO ini.
Tahukah Anda, ada berapa banyak wilayah di dunia yang masuk daftar World Heritage Site versi UNESCO? Tahun ini, lembaga dalam naungan PBB ini mencatat ada lebih dari 900 lokasi. Indonesia punya tujuh wakil yang kesemuanya pasti sudah kita kenal dengan baik, sebut saja Candi Borobudur, Taman Nasional Komodo, Taman Nasional Ujung Kulon, dan Situs Manusia Prasejarah Sangiran.
Dalam suatu trip ke Italia, saya menyempatkan diri mampir ke Cinque Terre, satu dari total 44 tempat di ”Negeri Pizza” yang masuk radar perlindungan UNESCO. Tidak banyak orang Indonesia mengunjunginya, mungkin karena tempat ini memang belum populer di kalangan biro-biro wisata nasional.
Berkat kekayaan alam dan koleksi bangunan tua yang terawat, Cinque Terre masuk daftar prestisius UNESCO pada 1997, bersama Portovenere dan tiga pulau yang tersebar di antara keduanya, yakni Palmaria, Tino, dan Tinetto.
Taman nasional ini sebenarnya terletak di dekat kota Genoa di Italia, tapi saya kebetulan datang dari Nice di Prancis, naik kereta selama tiga jam sembari menyaksikan pemandangan laut selatan Eropa yang cantik.
Cinque Terre adalah kawasan tersem-bunyi yang sejak abad ke-12 dihuni kaum pendatang asal Rumania. Demografinya lebih bervariasi sekarang. Di sini terdapat lima desa yang berdiri di tebing sepanjang 2.000 kilometer, membelakangi vineyard hijau yang ditata dalam format terasering di punggung perbukitan. Kelima desa tersebut adalah: Monterosso al Mare, Vernazza, Corniglia, Manarola, dan Riomaggiore. Kota Levanto bertengger di utara Cinque Terre, sementara Portovenere menjadi batasnya di selatan. Kawasan ini terkenal sebagai salah satu produsen wine terbaik di Italia.

Menyaksikan pemandangan matahari terbenam adalah atraksi yang tak boleh dilewatkan di Cinque Terre. Saya harus menyusun itinerary perjalanan dari desa pertama sampai desa kelima dengan cermat agar momen sunset tidak terlewat.
Facebook
Twitter
Myspace
Linkedin
del.icio.us
Blogger
Rain Concert





