
Taman Nasional Baluran adalah paru-paru bagi Jawa Timur, sekaligus rumah perlindungan bagi rusa dan banteng Jawa yang populasinya terus menyusut. dwi Putri ratnasari melakoni safari ala Afrika di tanah Jawa
Dari empat taman nasional yang dikoleksi Jawa Timur, Baluran memiliki karakter yang paling ”janggal”. Kombinasi struktur tanah hitam alluvial, curah hujan yang rendah, dan proses evolusi selama jutaan tahun telah menyulap lanskapnya jadi hamparan sabanakontras dengan seluruh taman nasional tetangganya yang berhutan tropis.
Raga Anda boleh saja berada di Jawa Timur. Namun saat berdiri di antara rerum- putan yang menguning, di atas tanah tandus yang meretak, dan di tengah habitat satwa liar, imajinasi pasti akan terbawa terbang ribuan kilometer ke Kongo atau Namibia.
Banyak orang mengatakan musim kemarau adalah periode terbaik untuk menjelajahi kawasan konservasi seluas 25 ribu hektare ini. Saat curah hujan berada di titik terendah, Baluran berubah jadi sepotong Afrika di Pulau Jawa. Namun trip saya kali ini berlangsung di musim hujan. Menurut sejumlah orang, peman- dangannya tak kalah menawan. Bersama teman-teman, saya menempuh perjalanan selama delapan jam menggunakan bus dari Surabaya menuju Situbondo.
Facebook
Twitter
Myspace
Linkedin
del.icio.us
Blogger
Rain Concert





